Salah satu hal yang sangat gue syukurin saat ini adalah adanya seseorang yang dengan setia selalu mendampingi gue di dalam kehidupan gue. Gue sangat beryukur kepada Allah SWT, karena Dia telah memberikan salah satu "Karya Surga TerbaikNya" untuk gue. Yang tidak lain dan tidak bukan aadalah istri gue.
Wanita yang saat ini tlah menjadi pendamping hidup gue, adalah merupakan sebuah proses perjalanan cinta gue yang cukup panjang. Sebuah perjalanan yang penuh dengan perjuangan dan usaha (cieeeee ... ). Yah istri gue adalah segalanya bagi gue. Dialah harta terbesar gue saat ini di samping anak gue tentunya ... xixxi (kalo cinta baca ini ... jangan Ge Er lho ya).

Masih gue inget betul di dalam memoi gue, pada waktu itu pertengahan bulan Juli 2004. Pada waktu itu gue sudah setahun lebih "putus" dari cewek gue. Yah karena sesuatu dan lain hal, gue kaga bisa melanjutkan hubungan dengan tu cewek. Selain itu, gue juga kaga bisa kalo cinta gue diduakan. Pada tahun itu, umur gue sudah masuk seperempat abad, usia yang cukup matang untuk bisa mendapatkan seorang calon pendamping hidup. Tetapi setelah kejadian gue "putus", keinginan untuk mencari seseorang tuk dijadikan calon pendamping belumlah muncul lagi. Ato dapat dikatakan belum bergairah lagi. Meski begitu, gue tetap berusaha untuk meminta kepada-Nya agar diberikan jodoh terbaik untuk gue. Dalam setiap doa gue sesudah sholat, gue selalu minta kepada-Nya untuk bisa diberikan jodoh terbaik dunia dan akhirat.